Mengenal OXYGENE – Pascal For .NET


by simba in 24 days ago 962
Malam ini waktunya menjajal dialek Pascal bernama Oxygene buatan REM Objects, yg dulu bikin Delphi Prism alias Delphi for .Net yg sempat digunakan oleh Delphi. Lalu Delphi Prism menjadi dialek Pascal sendiri sekaligus produk komersil bernama Oxygene seharga $799 untuk lisensi tunggal (gratis ujicoba 30 hari).
Oxygene memiliki editor sendiri yg disebut Water untuk Windows, atau Fire untuk MacOS. Editornya cukup bagus dan kencang tapi kurang fitur serta form designer masih tergantung pada IDE resmi bawaan Windows yaitu Visual Studio, atau XCode di MacOS. Ya, Oxygene bersifat native multiplatform yg mendukung tiga sistem operasi utama, yaitu Windows (via .Net), MacOS, dan Linux. Namun tidak ada editor untuk Linux, jadi harus cross-compile. Tidak itu saja, Oxygene juga bisa menghasilkan aplikasi untuk platform iOS, Android, Java VM, bahkan web assembly.
Secara bahasa, Oxygene sangat modern dengan merujuk pada fitur-fitur C#, bahkan mungkin terlalu modern sehingga tidak lagi mendukung dialek Pascal klasik. Berbeda dengan PascalABC (sama-sama Pascal for .Net) yg lebih mem-pascal-kan .Net, Oxygene justru sebaliknya yaitu men-.Net-kan pascal. Untuk yg profesional, pendekatan Oxygene mungkin lebih cocok karena lebih sesuai dengan fitur-fitur bahasa modern lainnya seperti C sharp dan Java. Tetapi untuk pemula, pendekatan Oxygene malah membuat bahasa Pascal terasa asing. Contoh kode program Pascal yg umum ditemui di buku atau tutorial akan tidak bekerja di Oxygene. Jadi dialek Oxygene ini memang kurang cocok untuk pemula, masih lebih cocok PascalABC.Net.
Selain masih tergantung pada IDE resmi untuk form designer, kekurangan lainnya adalah terminal terpadunya tidak mendukung interaksi (pasif) sehingga masih perlu menjalankan hasil program secara manual di terminal Windows (command prompt atau power shell). Mungkin karena Oxygene tidak ditujukan untuk membuat aplikasi terminal (console). Dengan kekurangan tersebut dan dialeknya yg kurang familiar, tidak butuh waktu lama bagi saya untuk meng-uninstall Oxygene. Gambar yg saya sertakan menunjukkan contoh dialek Oxygene pada program GUI dan CLI. Perhatikan begitu jauh bedanya dengan Free Pascal atau Delphi.
Namun demikian, Oxygene tetap saya sarankan bagi yg tertarik dengan kecanggihan .Net dan bahasa C sharp tapi masih tidak ingin jauh-jauh dari bahasa Pascal. Sayangnya saya tidak tertarik sehingga saya lega bisa menghapus lebih 1 GB ruang yg sempat digunakan Oxygene di penyimpan laptop saya.
Anda tertarik?
Sumber: Facebook Group Pascal Indonesia
Local Business Directory, Search Engine Submission & SEO Tools FreeWebSubmission.com SonicRun.com