Arsip: Procedure Dan Function di Delphi


by LuriDarmawan in TipDanTrik more 9 years ago 6022
Keunggulan delphi disamping aplikasi yang dapat berjalan independent, delphi juga mendukung OOP (Object Oriented Programming) dalam kamus wikipedia diartikan sebagai berikut :

Object-oriented programming (OOP) is a programming paradigm that uses “objects” – data structures consisting of data fields and methods together with their interactions – to design applications and computer programs. Programming techniques may include features such as data abstraction, encapsulation, modularity, polymorphism, and inheritance. It was not commonly used in mainstream software application development until the early 1990s.[citation needed] Many modern programming languages now support OOP.

OOP disamping dapat mempersingkat waktu pengerjaan suatu aplikasi, juga dapat membuat aplikasi tersebut lebih stabil dan dapat dikembangkan dengan mudah. untuk pengenalan, kita akan mempelajari procedure dan function, keduanya adalah suatu method yang sering sekali digunakan ketika sedang coding untuk pembuatan suatu aplikasi.

Untuk pemula,sering sekali membedakan perbedaan antara keduanya, perbedaannya adalah sebagai berikut :

Procedure adalah suatu subrutin yang tidak memerlukan nilai kembali, dalam penulisan di delphi adalah sebagai berikut :

procedure Namanya;
begin
//isikan kode disini
end;

Function adalah suatu subrutin yang memerlukan nilai kembali, dalam penulisan di delphi adalah sebagai berikut :

function Namanya: integer; //nilai kembali dapat diganti tipe data lainnya
begin
//kodenya
result := 1; //nilai kembali harus sama dengan deklarasinya
end;

procedure dan function dibagi menjadi 2 macam, yaitu in line / wrap dan dalam class, berikut ini adalah unit lengkap untuk membedakannya :

unit Unit1; interface uses Windows, Messages, SysUtils, Variants, Classes, Graphics, Controls, Forms, Dialogs; type TForm1 = class(TForm) private procedure IniProsedurClass; //pendeklarasian ditulis dalam classnya { Private declarations } public { Public declarations } end; var Form1: TForm1; implementation {$R *.dfm} procedure IniProsedurInline; //inline procedure langsung ditulis di bagian implementation begin end; { TForm1 } procedure TForm1.IniProsedurClass; //forward deklarasi dari classnya begin end; end.

Procedure dan Function juga dapat berparameter, sehingga pemrosesan dapat secara dinamis, berikut ini adalah contohnya :

function Tambahkan(Bil1,Bil2: integer): integer; begin result := Bil1 + Bil2; end; //penggunaannya ShowMessage(IntToStr(Tambahkan(1,2)));

Ketika anda dapat menggunakan procedure dan function secara tepat, hal ini sudah dapat mempercepat waktu coding anda.

Demikian tutorial ini, semoga bermanfaat bagi kita semua


sumber: Dev-id.org


Local Business Directory, Search Engine Submission & SEO Tools FreeWebSubmission.com SonicRun.com